Sugar Glider, Si Nokturnal yang Imut Diperkenalkan di PKM 2018

Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia (KPSGI) Regional Makassar memperkenalkan Sugar Glinder di PKM 2018 di Benteng Fort Rotterdam.

Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia (KPSGI) Regional Makassar memperkenalkan Sugar Glinder di PKM 2018 di Benteng Fort Rotterdam.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Memiliki mata bulat dan hitam, aktif di malam hari, bisa melayang, dan memiliki kantung layaknya para hewan asli endemik Australia. Demikianlah sekilas tentang si kecil yang menggemaskan, Posum Layang atau Sugar Glider.

Di Pesta Komunitas Makassar yang digelar di Fort Rotterdam, 25 – 26 Agustus 2018, para pecinta hewan yang memiliki nama latin Petaurus Breviceps tersebut siap memperkenalkan dan memberi edukasi.

Adalah Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia (KPSGI) Regional Makassar, yang telah berdiri sejak tahun 2012.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang Sugar Glider. Kan sudah banyak dijual bebas, ada banyak masyarakat awam yang punya, makanya kami ingin mengedukasi,” ujar Wa Ode Sriwulansari (23), salah satu anggota KPSGI Region Makassar.

Selain itu, Wulan, demikian dirinya sering disapa, juga menuturkan bahwa perawatan Sugar Glider tidaklah terlalu rumit. Asalkan menjaga kebersihan kandang, makan teratur, dan menjauhkannya dari hal-hal yang bisa membuatnya stres, salah satunya menjauhkannya dari pemangsa.

“Makannya itu kita kasi bubur bayi, kita juga selingi dengan asupan protein dari jangkrik dan ulat kongkong,” jelas Wulan, terkait makanan si Posum Layang tersebut.

Di alam bebas sendiri, Sugar Glider biasanya memakan buah-buahan yang manis. Itu sebabnya dia bernama ‘sugar’.

Sugar Glider sendiri sudah familiar di kalangan masyarakat. Salah satu pengunjung di booth KPSGI Regional Makassar, Suhamri (20) mengaku memilki Sugar Glider. Belum lama dipelihara, tapi dirinya sangat tertarik dengan hewan tersebut.

“Sudah lama lihat di TV dan internet. Menarik, dari pada hewan lain, makanya saya pelihara. Pemeliharannya juga simple,” ujarnya.

Dirinya memang belum tergabung di komunitas pecinta Sugar Glider. Namun, dirinya punya niat untuk bergabung.

KPSGI Regional Makassar sendiri merupakan satu dari 20 Regional yang ada di Indonesia. Komunitas ini saban minggu berkumpul untuk berbagi saran dan pengalaman terkait perawatan Sugar Glider.

“Setiap hari Minggu, kita gathering di depan Hotel Arya Duta acara Car Free Day,” sambungnya.

Siapa saja boleh gabung dengan kominitas pecinta hewan nokturnal tersebut. Karena, tidak cuma yang memiliki Sugar Glider yang boleh, melainkan mereka yang ingin tahu lebih jauh lagi tentang Sugar Glider. Untuk mendapatkan informasi terkait KPSGI Region Makassar, sila follow instagramnya di @kpsgi_makassarnew. (**)