Komunitas GenPI Resmi Dibentuk di Sulsel

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) resmi terbentuk di Sulsel.

Pembentukan komunitas yang bakal mempromosikan potensi pariwisata daerah ini dilaksanakan melalui deklarasi yang digelar di Hotel Arthama Makassar, Sabtu (17/3/2018).

Kegiatan diawali dengan tarian penyambutan Taria Empat Etnis yang dipersembahkan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Propinsi Sulawesi Selatan.

Hadir Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Propinsi Sulawesi Selatan Drs Yulianus Batara Saleh, Perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, Pengurus GenPI Nasional, Perwakilan dari GenPI Propinsi NTT, NTB, Maluku Utara dan Jawa Tengah serta 50 orang perwakilan dari berbagai asosiasi serta komunitas yang ada di Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media, Don Kardono mengatakan, GenPI Sulawesi Selatan merupakan GenPI Propinsi ke-20 yang telah resmi terbentuk.

Kementerian Pariwisata menargetkan pada tahun ini seluruh Propinsi di Indonesia harus mempunyai GenPI.

“Dari 34 Propinsi di Indonesia, Sulawesi Selatan merupakan Propinsi ke-20 yang kami resmikan. GenPI inilah yang akan mendukung program Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan destinasi wisata melalui media digital,” jelasnya.

Dalam deklarasi tersebut turut dikukuhkan Pengurus GenPI Sulawesi Selatan, GenPI Sulawesi Selatan diketuai oleh Aan Arif.

Dalam kepengurusan GenPI Sulawesi Selatan terdiri atas Ketua Umum, Ketua Harian, Sekretaris, Bendahara, Divisi Organisasi, Divisi Offline, Divisi Online, Divisi Desain & Kreatif, Divisi Humas dan Divisi Litbang. Pengukuhan pengurus GenPI Sulsel ditandai dengan pemasangan Topi Pasapu Patonro kepada para pengurus oleh Don Kardono.

Aktifitas utama dari GenPI adalah melakukan promosi potensi pariwisata daerah yang di orkestrasi secara nasional.

Kegiatan GenPI dilakukan secara online dan offline, di online GenPI memanfaatkan instagram, twitter atau facebook dan media sosial lainnya sebagai media untuk menyebarkan konten pariwisata yang menarik.

Salah satu aktifitas yang sering dilakukan adalah membuat sesuatu menjadi trending topic dan membuat hal hal positif jadi viral.

“Viral dan trending topic menjadi target utama dari GenPI. Selain itu kami ingin terlibat dan memberikan manfaat untuk Indonesia. Kami harap nantinya dapat mengenalkan destinasi baru, potensi potensi budaya dan kuliner. Kedepannya kami juga dapat membuat destinasi baru yang disebut Menpar sebagai Desinasi Digital melalui pasar pasar kreatif yang sedang digalakkan. Untuk Pasar Digital tersebut rencananya akan kami selenggarakan di Kawasan Benteng Somba Opu dengan nama Pasar Lontara dan tidak hanya itu kegiatan offline lainnya kita juga akan menggelar pelatihan, diskusi, dan fam trip,” ujar Ketua GenPI Sulawesi Selatan Aan Arif.

Untuk keanggotaan, GenPI terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung namun dengan syarat mereka harus mendaftar terlebih dahulu melalui website www.genpi.co serta minimal memiliki akun media sosial di Facebook, Twitter, dan Instagram.

Setiap anggota GenPI juga diwajibkan untuk mengikuti kode etik khusus diantaranya No Politik, No Hoax, dan No SARA. Selain itu GenPI ketika bermedsos berpegang pada etika dan literasi media sosial.(**)