“Sekolah Terus, Kapan Kamu Menikah”,?

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – “Sekolah terus, kapan kamu menikah”,?

Kalimat itu menjadi salah satu dialog pendek dalam Film Melawan Takdir yang tengah viral di media sosial.

Film Melawan Takdir karya Sutradara Quraisy Mathar ini akan tayang perdana 19 April 2018.

Diketahui, Film tersebut diproduksi tujuh langit, diadopsi dari Novel Best Seller Otobiografi Motivasi Melawan Takdir karya Prof Hamdan Juhannis, Ph.D yang sudah laris terjual ratusan ribu exlamper dengan jutaan pembaca di seluruh indonesia.

Tentu sebuah kebanggaan Film MT hadir sebagai sebuah karya sineas produksi makassar sebagai satu-satunya film Indonesia terpilih sebagai film Pembuka Festival Sinema Australia Indonesia 2018 di Makassar.

Selama proses syuting, Film MT mengambil lokasi syuting di Bone, Gowa, Makassar dan Australia dengan genre motivasi dan ispirasi hidup yang bercerita tentang perjuangan hidup dengan penuh keterbatasan seorang anak yatim yang tinggal bersama ibu, nenek dan tiga orang saudaranya di sebuah pelosok desa terpencil bagian timur indonesia tepatnya di desa Mallari Kabupaten Bone, yang dengan segala keterbatasan ekonomi, sosial bahkan keterbelakangan fisik dengan penuh perjuangan yang dilalui hingga Akhirnya mendapat beasiswa kuliah S2 dan S3 keluar negeri tepatnya di Canada dan Australia dan berhasil meraih gelar Professor termuda di usia tiga puluh tahun lebih.

Film MT sebagai sebuah film ispirasi hidup yang hadir sebagai jawaban dari kegelisaan produser dan sutradara mewakili kegelisahaan masyarakat tentang film yang selama ini sangat jauh dari harapan untuk membangun generasi muda.

Sehinggah Film MT sangat direkomendasikan sebagai film tontonan keluarga yang dapat dinonton bersama anak-anak dan orang tua dengan harapan memberi pelajaran tentang arti kehidupan yang sesungguhnya, belajar tentang nilai-nilai kearifan lokal yang religius, budaya dan berjuang dengan penuh cita dan kesabaran tanpa banyak mengeluh dan selalu yakin bahwa cita-cita dan impian besar akan tercapai dengan kehendak Allah yang maha kuasa.

Fadli Padi sebagai musisi legendaris hadir mengisi Soundtrack film MT diiringi acapela sebagai sebuah kearifan lokal menambah kualitas film melawan takdir sebagai sebuah karya yang sarat pesan penuh makna,

” Bahkan sepanjang pengetahuan kami Film Melawan Takdir merupakan satu-satunya film layar lebar pertama di dunia yang dalam filmnya tidak menggunakan instrumen musik sedikitpun, menambah pesan moral dengan nilai-nilai relgius yang akan disampaikan dalam film,” ujar Ramli Usman, Produser Eksekutif Film Melawan Takdir. (**)