KOMPASNA Bentuk Sekolah Bilik Negeri untuk Anak-anak Perkampungan Rappocidu

Kompasna Bentuk Sekolah Bilik Negeri untuk Anak-anak Perkampungan Rappocidu

Kompasna Bentuk Sekolah Bilik Negeri untuk Anak-anak Perkampungan Rappocidu.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Lahir sebagai khasanah baru untuk menjawab problem pendidikan. Komunitas Pemerhati Anak Bangsa Indonesia (KOMPASNA) melalui program peduli pendidikannya membuat gebrakan baru dalam dunia pendidikan yakni Sekolah bilik negeri.

Begitu banyaknya lembaga atau komunitas yang telah merintis sekolah non formal seperti sokola rimba, sekolah anak jalanan, sekolah pesisir dan sebagainya, KOMPASNA ingin turut andil memajukan pendidikan khususnya di daerah pelosok dengan mendirikan Sekolah Bilik Negeri.

Melihat kondisi anak-anak pelosok yang kurang merasakan pendidikan, karna akses yang jauh serta tenaga pendidik yang kurang bahkan tidak ada sama sekali. seperti yang terjadi di daerah pinggiran Kabupaten Gowa. Tepatnya di Perkampungan Rappocidu.

Berharap mendapat pendidikan yang layak, anak-anak Perkampungan Rappocidu ini sangat antusias mengikuti Sekolah Bilik Negeri yang dibentuk sejak April 2016 itu. Sejauh ini, sebanyak 40 orang anak yang ikut sebagai siswa binaan Sekolah Bilik Negeri atau Sekolah Teras Negeri.

Qadry Paolai selaku fouder/direktur dari KOMPASNA mengatakan Inisiatif ini lahir karena ia melihat wacana pemerataan pendidikan yang belum juga terealisasi dengan baik, maka ia membuat Sekolah Bilik Negeri yang akan tersebar di seluruh daerah pelosok Indonesia.

“Sampai saat ini sudah terdapat 1 sekolah di Perkampungan Rappocidu Gowa. Setelah ini kami akan mengupayakan untuk membentu sekolah bilik negeri yang baru di pelosok lainnya”, ujarnya kepada djournalist.com. Kamis, 8 Maret 2018.

Paolai mencoba mengajak teman-temannya untuk turut bersama membangun Sekolah Bilik Negeri. Sejak awal mendirikan sekolah tersebut.

“Saya bersama teman-teman memfokuskan satu sekolah selama 1 tahun, setelah itu baru akan bergerak ke daerah pelosok lain yang ada di Sulawesi Selatan”, ungkapnya.

Selain mengajar dan mendirikan sekolah, KOMPASNA juga menggalang donasi berupa buku pelajaran, buku bacaan, al-qur’an/Iqra’, alat tulis/alat gambar dan lain-lain. Saat ini Paolai gencar mempromosikan Sekolah Bilik Negeri ini kemedia sosial untuk mengajak semua kalangan ikut dalam memajukan pendidikan di daerah pelosok.(**)