Saksikan 18 Januari Film Silariang Tayang di Bioskop!

Para fans pemeran Film Silariang mengabadikan momen pada konferensi pers Film Silariang di MaRI, Sabtu

Para fans pemeran Film Silariang mengabadikan momen pada konferensi pers Film Silariang di MaRI, Sabtu.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Satu lagi film layar lebar berlatar budaya Bugi- Makassar hadir di perfilman tanah air. Begitu banyaknya nilai-nilai budaya Bugis-Makassar yang menarik untuk diangkat ke layar lebar yang bisa ditunjukkan ke masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda.

“18 Januari tayang perdana,” ujar Ichwan Persada selaku Produser film ini, Sabtu 13 Januari 2018.

Film yang mengangkat isu yang tak lekang jaman di kalangan Bugis Makassar berkisah tentang cinta dua insan yang tak direstui. Sebuah kisah cinta yang timeless dan selalu relevan untuk diangkat menjadi sebuah cerita menarik, terutama di kalangan anak muda. Begitulah film “SILARIANG: Cinta Yang [Tak] Direstui” hadir di perfilman tanah air untuk menggambarkan sebuah kisah percintaan yang selalu happening dari masa ke masa. Dan Silariang sendiri merupakan sebuah isu yang tak lekang oleh jaman di kalangan Bugis Makassar.

“Tema ‘silariang’ bukanlah hal baru di industri kreatif tanah air. Di tahun 70-an, sastrawan terkenal asal Makassar sekaligus peraih Piala Citra, Rahman Arge [almarhum] sudah mengangkatnya dalam sebuah cerita pendek. Lalu, di tahun 1990-an, Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan juga memproduksi film berjudul “Jangan Renggut Cintaku”. Dan film “SILARIANG: Cinta Yang [Tak] Direstui” menjadi menarik dan segar dari kisah-kisah tentang silariang sebelumnya karena mengambil perspektif dari pelakunya,” cerita Ichwan.

Film “SILARIANG: Cinta Yang [Tak] Direstui” merupakan produksi perdana dari rumah produksi asal Makassar, Inipasti Communika bekerjasama dengan Indonesia Sinema Persada, dengan melibatkan sineas-sineas muda Indonesia hasil kolaborasi Makassar dan Jakarta. Sebut saja Wisnu Adi, sebagai sutradara, Kunun Nugroho sebagai co-sutradara, penulis skenario Oka Aurora, Luna Vidya sebagai pengarah peran dan banyak lagi.

Sesuai dengan targetnya, yaitu anak muda, dan konsep film yang mengangkat budaya Bugis, Film “Silariang: Cinta Yang [Tak] Direstui” pun tak lepas menggandeng sederet aktor muda Indonesia, seperti Bisma Karisma, Andania Suri, peraih 2 piala Citra, Dewi Irawan, serta aktor lokal berbakat Makassar seperti Nurlela M. Ipa, Muhary Wahyu Nurba, Sese Lawing, Cipta Perdana, Fhail Firmansyah dan didukung sejumlah pemain-pemain berbakat Makassar lainnya.(**)